MAKAM KELUARGA “THOBA-THOBA” YANG TENGGELAM

Bismillaahirrohmaanirrohiim…

Kompleks makam “Keluarga Thoba-Thoba” hanya berjarak 500 meter dari makam al-Imam Syafi’i, dan juga sangat berdekatan dengan danau ‘Ain al-Shiroh, Mesir.

Makam keluarga Thoba-Thoba yang tenggelam hanya terlihat kubahnya. Tampak danau ‘ain al-Shiroh di belakang tim Sarkub Mesir

Konon dahulu orang-orang ‘alim ketika mengaji di Kairo sering melalui danau ‘ain al-Shiroh ini. Salah satu ulama tersebut ialah al-Imam Syafi’i. Wallohu a’lam..

Sebenarnya ada sembilan kubah yang menaungi komplek makam keluarga thoba-thoba, namun setelah terjadinya ‘kebocoran’ pada danau ‘ain al-Shiroh, maka air danau merendam dan meruntuhkan bangunan-bangunan tersebut, hingga kini yang masih tersisa dan terlihat adalah dua buah kubah di ujung bagian selatan dan utara.

Denah lokasi makam keluarga Thoba-thoba melalui Satelit Google

Lalu, siapa itu THOBA-THOBA ?

Thoba-Thoba adalah salah satu dari Ahlu Bait (Keturunan) Rosululloh Shollallohu ‘Alaihi Wasallam. Hanya saja beliau berasal dari jalur sayyidina HASAN ra (kakak Sayyidina Husein), cucu Nabi Shollallohu ‘Alaihi Wasallam.

Nama sebenarnya adalah asy-Syarif Abu Ishaq Ibrohim ibn Ismail ad-Dibaj ibn Ibrohim al-Ghomri (as-Syahid al-Maqtul) ibn Abdillah ibn Hasan al-Mutsanna ibn HASAN as-Sibth ibn Ali ibn Abi Tholib (suami Fathimah al-Batul bintu Rosul Shollallohu ‘Alaihi Wasallam)


Sketsa kompleks pemakaman keluarga Thoba-Thoba.
Dibangun pada sekitar 400 H atau 600 Masehi

Kenapa disebut THOBA-THOBA ??? bagaimana asal muasalnya?

Dijuluki “Thoba-thoba” sebab gaya tuturnya yang kurang jelas (gagap; terbata-bata; sering mengulang lafal). Beliau melafalkan Qof menjadi Tho’.

Al-Khothib al-Baghdadi dalam Tarikh Baghdadi-nya berkisah:

“Saat Thoba-thoba datang ke Baghdad di masa pemerintahan Kholifah Harun ar-Rasyid, Sang Raja mengetahuinya.

Kemudian, utusan istana datang menemui Thoba-thoba bermaksud mengantarnya ke hadapan Harun ar-Rasyid. Namun Thoba-thoba malah kalang kabut. Beliau menyangka ada seseorang yang memfitnahnya di hadapan raja.

Lalu sampailah beliau di hadapan Harun ar-Rasyid. Sang Raja berdiri dan menyuruh Thoba-thoba duduk di sampingnya. Obrolan belum berlangsung lama namun Sang kholifah menangkap ada rasa ketakutan pada tamunya ini.

“Kamu kenapa, Aba Ishaq?” tanya Harun ar-Rasyid.

“Rowwa’ani Shohibut Thoba — Yang memakai jubah (Harun ar-Rasyid, red) membuatku takut.” jawab Abu Ishaq.

Maksudnya Abu Ishaq adalah Shohibul QOBA (Yang memakai Qoba / jubah). Namun karena lisan Abu Ishaq yang gagap dan tidak fasih, jadilah ia menyebut QOba menjadi THOba. Dari kisah gagap inilah Abu Ishaq dijuluki THOBA-THOBA.

Satu dari sembilan kubah yang masih tersisa di makam keluarga Thoba-thoba

Thoba-Thoba sendiri tidak wafat di Mesir. Jadi yang ada di makam ini hanyalah keturunan-keturunannya. Banyak versi menyebutkan jumlah dari makam yang ada di kompleks ini, ada yang menyebutkan 6 buah, ada juga 9 buah, bahkan ada yang mengatakan lebih dari 9 makam. Wallohu a’lam. Namun yang jelas, keluarga Thoba-Thoba ini dikenal sangat DERMAWAN oleh masyarakat Mesir.

Allohumma Sholli ‘ala Sayyidina Muhammad wa ‘ala Aalihi wa Shohbihi Ajma’iin. Aamiin

Kontributor: Tim Sarkub Mesir
Published by: RiseTAFDI team

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

Powered by WordPress and MasterTemplate