KIAT-KIAT SUKSES dalam Menghadapi Ujian Sekolah dan Ujian Hidup

Bismillaahirrohmaanirrohiim…

Dewan Guru Majelis Rasulullah SAW, al-Habib Muhammad Bagir bin Alwy bin Yahya di hadapan Civitas Akademika SMK Perguruan Rakyat 2 (12 Jumadil Akhir 1438 H / 11 Maret 2017 M), menyampaikan beberapa kiat sukses dalam menghadapi ujian sekolah maupun ujian hidup. Diantaranya adalah sebagai berikut:

1). Selain giat belajar, juga harus menjauhi perbuatan DOSA dan MAKSIAT.

Al-Imam al-Habib Abdulloh bin ‘Alwi al-Haddad berkata, “Dosa itu bagaikan racun. Bahkan lebih (bahaya) dari racun. Karena racun hanya menghancurkan fisik, sedangkan dosa dapat mengancurkan hati. Padahal hati adalah tempat Alloh memandang”

Dawuh Baginda Nabi Muhammad Shollallohu ‘Alaihi Wasallam;

إن الله لا ينظر إلى صوركم وأموالكم ولكن ينظر إلى قلوبكم وأعمالكم

“Sesungguhnya Alloh tidak melihat kepada rupa dan harta kalian, tetapi Alloh melihat kepada hati dan amal kalian”

2). Jangan lepas dari berdzikir kepada Alloh.

Hiasi lisan dengan selalu berdzikir kepada Alloh Ta’ala. Orang yang berdzikir kepada Alloh, senantiasa diliputi dengan ketenangan dan ketentraman. Sebagaimana Firman-Nya dalam Quran Suroh ar-Ro’du ayat 28:

ألا بذكر الله تطمئن القلوب

“Ingatlah, hanya dengan mengingati Alloh hati menjadi tenteram”

3). Jauhi makanan yang haram.

Selain menjauhkan diri dari makanan yang harom, sebagai kalangan terpelajar patut juga memiliki sifat malu, yakni dengan menutup AURAT. Ciri wanita yang sholehah adalah malu apabila ia membuka auratnya, dan menangis apabila sampai terlihat auratnya kepada yang bukan muhrim.

4). Jauhi perkumpulan yang buruk.

Perumpamaan teman yang baik dan teman yang buruk adalah ibarat seorang penjual minyak wangi dan seorang pandai besi.

Penjual minyak wangi mungkin akan memberimu minyak wangi, atau engkau bisa membeli minyak wangi darinya. Kalaupun tidak, engkau tetap mendapatkan bau harum darinya.

Sedangkan pandai besi, bisa jadi (percikan apinya) mengenai pakaianmu. Kalaupun tidak, engkau tetap mendapatkan bau asapnya yang tidak sedap.

Oleh sebab itu, maka perhatikanlah dengan siapa kita bergaul!

Demikian intisari Nasihat yang dapat kami himpun. Semoga bermanfaat. Wallohu a’lam bishshowaab.

Allohumma Sholli ‘ala Sayyidina Muhammad wa ‘ala Aalihi wa Shohbihi Ajma’iin. Aamiin

RiseTAFDI team

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

Powered by WordPress and MasterTemplate