Juru Selamat Akhir Zaman

Kajian Akhir Zaman – Bagian #11

Bismillaahirrohmaanirrohiim..

Umat Islam meyakini bahwa Nabi Isa bin Maryam akan diturunkan ke bumi dan menjadi seorang “haakimun ‘aadilun” (pemimpin yang adil). Nabi Isa diturunkan atas izin Alloh, bukanlah untuk membawa agama atau syariat baru. Baginda datang justru untuk menguatkan Islam. Bahwa Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW adalah Agama yang haq (benar).

Adapun ketika Nabi Isa bin Maryam atau “Almasih” (yang sesungguhnya) ini muncul, seseorang yang akan menunjukkan atau mengkonfirmasi kebenaran klaim itu adalah Imam Mahdi.

Beliaulah yang akan mengenali Almasih sebagaimana Nabi Yahya (John the baptist) mengenali kehadiran Nabi Isa dan menunjukkan kepada Bani Israel pada waktu itu bahwa Almasih telah hadir.

Citra udara Masjid Jami’ Umawi (Umayyad Mosque) di kota Damaskus, Syria. Menurut Imam Ibnu Katsir, menara bagian timurnya (The Minaret of Jesus) adalah lokasi yang diisyaratkan oleh Rosul Shollallohu ‘Alaihi Wasallam sebagai tempat turunnya Nabi ‘Isa a.s di akhir zaman. Sedangkan menurut Imam Nawawi, Nabi Isa turun di menara putih pintu masuk Damaskus. wAllohu a’lam.

Selain itu, dalam (ruang sholat) masjid ini, juga terdapat makam ‘kepala’ Nabi Yahya bin Zakariya (Saudara sepupu Nabi Isa) ‘alaihimushsholaatu wassalam.

(Dalam tafsir Qurthubiy disebutkan, usia Nabi Yahya lebih tua daripada Nabi ‘Isa, terpaut 3 tahun. Menurut pendapat lain terpaut 6 bulan. Kendati demikian, Nabi Yahya adalah orang yang pertama kali beriman kepada Nabi Isa dan membenarkan kerosulannya).

Jadi, Imam Mahdi adalah tokoh kunci untuk melegitimasi kemunculan Almasih di akhir zaman nanti.

Imam Mahdi adalah seorang juru selamat pada akhir zaman (ibaratnya seperti kepercayaan masyarakat Jawa tentang ’Satrio Piningit’, seorang satria yang ditunggu kedatangannya serta mampu bertindak adil, benar, dan membela rakyat).

Firqoh-firqoh dalam Islam (yang percaya dengan munculnya Mahdi) pun berkeyakinan bahwa di akhir zaman akan datang penyelamat yang akan menyelamatkan kehidupan manusia dari ketidak-adilan, kesengsaraan, kekejaman, untuk kemudian membawa mereka menuju kebahagiaan dan kedamaian.

Nabi Isa Turun ke Bumi menikah kemudian wafat dan dimakamkan di samping makam baginda Nabi Muhammad Shollallohu ‘Alaihi Wasallam

Mahdi merupakan bentuk maf’ul dari kata hadâ, yahdî. Yang artinya membimbing, atau memberi petunjuk dan bimbingan Alloh Subhanahu Wa Ta’ala untuk menyelamatkan manusia.

Adapun mengenai sosok Imam Mahdi, berikut ini kami kutipkan penjelasan oleh al-Maghfurlah Habibana Munzir bin Fuad al-Musawa:

———————–

Dalam banyak hadits dijelaskan bahwa Imam Mahdi muncul dari Ashfahan (Persia / Iran), namun kekuasaannya tentu akan sampai ke Nusantara ini, dan tidak mustahil jika Imam Mahdi akan datang ke Nusantara karena disini adalah Negeri Muslimin terbesar di dunia, sehingga para pendukung Imam Mahdi akan bermunculan di Nusantara ini. Para pendukung Imam Mahdi itu tentunya berjiwa al-Mahdi, bersemangat dengan Ruh al-Mahdi, dan berjuang demi Panji al-Mahdi.

Mengenai Imam Mahdi, beliau belum diketahui apakah sudah lahir atau belum, karena seluruh Imam Ahlulbait Ahlussunnah wal Jama’ah menolak keberadaan Imam Mahdi sudah lahir sejak masa lalu.

Imam Mahdi lahir seperti manusia biasa, dengan usia manusia biasa, bukan seperti Nabi ‘Isa a.s. yang diangkat ke langit hingga diturunkan kelak untuk membantu Imam Mahdi membunuh dajjal.

Ayat al-Qur’an dan hadits-hadits shohih atau fatwa ulama Ahlul Bait yang berpegang pada Ahlussunnah wal Jama’ah dan Thoriqoh ‘Alawiyyah tidak satupun membenarkan Imam Mahdi sudah lahir dari masa lalu.

Mungkin kini sudah lahir atau dewasa, namun tak ada pendapat yang bisa dipakai rujukan kecuali saat ia muncul dan berkhutbah pada musim haji di medan ‘Arofah.

Berikut tanggapan dari para Mufassir dan Muhaddits mengenai al-Mahdi:

1). Al-Mahdi adalah dari keturunan Rosul Shollallohu ‘Alaihi Wasallam, mengenai hadits shohih yang mengatakan bahwa al-Mahdi adalah Isa bin Maryam a.s adalah hadits Munqothi’ (terputus sanadnya), sedangkan hadits yang mengatakan al-Mahdi adalah dari Keturunan Rosul Shollallohu ‘Alaihi Wasallam Ashohhu (lebih shohih). (Tafsir Imam Qurthubiy Juz 8 hal 122).

2). Saat kebangkitan al-Mahdi, maka ia akan menundukkan Qostantiniyyah (Konstantinopel) dan mengalahkan mereka. (Tafsir Imam Aththobari juz 1501).

3). Al-Mahdi, bahwa ia bernama “Muhammad” dan nama ayahnya adalah nama ayah nabi Muhammad Shollallohu ‘Alaihi Wasallam (Abdullah), maka namanya adalah Muhammad bin Abdullah, ia akan memenuhi penduduk bumi dengan keadilan, dan al-Mahdi itu bukanlah yang dinanti-nanti kaum Rofidhoh yang menantikannya keluar dari dalam goa, hal ini adalah pemahaman bathil (salah), sebagaimana pemahaman kaum syiah dengan keyakinan mengenai 12 Imam. (Tafsir Imam Ibn Katsir Juz 2 hal 33)

4). Demikian pula diriwayatkan dalam Shohih Ibn Hibban hadits no.6823

5). Sabda Rosul Shollallohu ‘Alaihi Wasallam: “Tak akan datang hari kiamat, sampai permukaan bumi dikuasai oleh seorang lelaki dari Ahlul baitku, namanya sama dengan namaku dan nama ayahnya sama dengan nama ayahku, maka ia memenuhi bumi dengan keadilan dan kemakmuran” (Shohih Ibn Hibban hadits no.6824)

6). Mahdi dibai’at antara Rukun dan Maqom Ibrohim (di Masjidil Harom Makkah) Shohih Ibn Hibban hadts no.6827.

Maqom (tempat berdiri) Nabi Ibrohim ketika membangun Ka’bah bersama anaknya, Nabi Ismail ‘alaissalam

7). Akan terangkat pasukan membawa bendera hitam dari Timur lalu memerangi (orang-orang kufar) dengan kekuatan tempur yang sangat dahsyat dan tak terkalahkan, apabila kalian menjumpainya maka Bai’at lah ia (Bai’at = sumpah setia), walaupun harus dengan merangkak diatas salju (walaupun sulit untuk membai’atnya berusahalah sekuat tenaga), sungguh ia itu Kholifatulloh al-Mahdi”. Hadits ini memenuhi persyaratan Shohih Bukhori dan Muslim. (Mustadrak ‘alaa Shohihain hadits no.8433).

8). Apabila kalian melihat keluarnya pasukan membawa Bendera hitam dari Khurasan, maka datangilah walau dengan merangkak, sungguh dalam pasukan itu terdapat Kholifatulloh al-Mahdi”. Hadits ini memenuhi persyaratan Shohih Bukhori dan Muslim. (Mustadrak ‘alaa Shohihain hadits no.8531).

9). Sabda Rosul Shollallohu ‘Alaihi Wasallam: “.., Dan bahwa al-Mahdi yang akan memenuhi bumi dengan keadilan sebagaimana sebelumnya dipenuhi dengan kedzholiman, maka akan amanlah hewan-hewan dan binatang buas, dan permukaan bumi memuntahkan simpanan dari hatinya”. Maka aku bertanya: apakah muntahan bumi berupa pendaman hatinya?, beliau Shollallohu ‘Alaihi Wasallam menjawab: “seperti tiang dan balok berupa emas dan perak” (Mustadrak Ala Shohihain hadits no.8568)

10). Diriwayatkan pula bahwa al-Mahdi akan muncul di saat haji, ketika saling bunuhnya muslimin di Mina, maka al-Mahdi menangis melihat pertumpahan darah muslimin, lalu mereka membai’atnya dengan paksa, apabila kalian hidup di zamannya maka bai’at lah ia, sungguh ia adalah al-Mahdi di bumi dan al-Mahdi di langit”. (Mustadrak ‘Ala Shohihain hadits no.8537)

———————-

Setiap orang Islam pastilah menunggu kehadiran Imam Mahdi. Rakyat Palestina yang tersiksa sedang menunggunya. Begitu juga rakyat Syria yang menderita akibat perang saudara. Demikian dengan bangsa Rohingya yang dicabut kerakyatannya oleh Kerajaan Myanmar.

Hal yang sama juga berlaku di Kashmir, Ceylon (Srilanka), India, Fathoni, Filipina, dan sebagainya dimana umat Islam mengalami penindasan politik, sosial, dan budaya.

Sebagian ulama berpendapat bahwa hadits mengenai kedatangan Imam Mahdi itu bersifat mutawatir, karena diriwayatkan oleh banyak pihak, sehingga dipastikan hadits itu benar-benar berasal dari Nabi Muhammad Shollallohu ‘Alaihi Wasallam.

Sehingga dengan pertimbangan ini pula, Agen-agen dajjal memburu dan mencari tahu dimana keberadaan Imam Mahdi serta berusaha mempersempit ‘ruang gerak’-nya.

Dalam tulisan Shabana Shed pada laman Veteran Today:

(http://www.veteranstoday.com/…/why-is-israel-looking-for-i…/)

Diceritakan bahwa; Selama masa pendudukan Amerika Serikat di Irak, ada kegiatan rutin yang selalu dilakukan terhadap para tawanan Irak di penjara-penjara seperti di penjara Abu Ghraib dimana para sipir penjaranya menggunakan cara-cara penyiksaan seperti yang mereka pelajari di kamp-kamp latihan di Israel sebagaimana dituturkan oleh Robert Fisk dalam tulisannya “Abu Ghraib torture trails leads to Israel”.

Salah satu pertanyaan yang sangat mengejutkan dan sangat membingungkan (bagi orang-orang Barat) adalah pertanyaan yang dilontarkan selama menginterogasi para tawanan itu. Pertanyaan yang dimaksud ialah, “Dimanakah orang yang disebut dengan Imam Mahdi itu bersembunyi?”

Shed melanjutkan, menurut berita Mohabat News (agen berita Kristen Iran pro Israel), bahwa ketakutan akan Imam yang tersembunyi itu begitu kuat, sehingga mereka memberitakan bagaimana CIA (Agen rahasia Amerika) dan MI6 (Agen rahasia Inggris) telah pergi ke Irak selama 20 tahun terakhir untuk mendapatkan informasi mengenai Imam Mahdi, kemudian mereka menyiksa para ulama juga warga tak berdosa dengan menanyakan dimana sang Imam terakhir terlihat? Di kota mana? Kapan dan dimana dia akan datang lagi, serta tahun berapa?

Walau bagaimanapun, sehebat-sehebatnya makar (rencana) yang dibuat oleh manusia, niscaya mereka tidak akan mampu menandingi kehebatan Alloh dalam melindungi Imam Mahdi al-Muntadzor. Hingga kelak atas takdir Alloh Subhanahu Wa Ta’ala, beliau akan muncul dan dibai’at diantara Rukun dan Maqom Ibrohim.

Oleh sebab itu, (hemat kami) amatlah berbahaya bagi seseorang membuat sebuah pengakuan (klaim) bahwa dirinyalah “Imam Mahdi”, sebab menurut Sayyidinal Imam Ja’far Ash-Shodiq, pengakuan berarti kepalsuan.

Imam Mahdi yang sebenarnya tidak akan membuat pengakuan terhadap dirinya (bahkan tidak tahu kalau dirinya Imam Mahdi). Justru beliau merasa dirinya hina dan merasa tidak layak memegang jabatan sebagai Imam yang mulia seperti itu.

Orang sholeh sekalipun, yang sifatnya seperti waliyulloh sangat takut menerima penyematan nama al-Mahdi. Sebab mereka merasa bahwa penyematan nama itu sama seperti sebuah gunung besar menghimpit kepalanya (menggambarkan betapa beratnya amanah yang dipikul sebagai seorang Imam bagi kaum Muslimin).

Kendati banyak versi berbeda menyebutkan tentang sosok Imam Mahdi. Akan tetapi semuanya akan bertemu pada titik akhir apabila nanti Imam Mahdi yang sebenarnya muncul di akhir zaman.

Baik Sunni maupun Syiah akan sadar bahwa al-Mahdi sebenarnya telah muncul. Dan Yahudi akan sadar kalau Peti Tabut yang sebenarnya ditunjukkan kepada mereka. Begitu juga dengan Nasrani, akan sadar ketika Nabi Isa yang sebenarnya turun kepada mereka. Ketika kebenaran telah datang, maka sirnalah segala kebathilan.

wAllohu a’lam bishshowaab.

(Selesai)

RiseTAFDI team

Tautan Terkait:

  1. Kajian Akhir Zaman – Bagian #1 : Tembok Yakjuj Makjuj Telah Hancur. Benarkah?
  2. Kajian Akhir Zaman – Bagian #2 : Dzulqornain Dalam Mimpi Nabi Danial
  3. Kajian Akhir Zaman – Bagian #3 : Benarkah Dzulqornain yang dimaksud adalah Raja Cyrus dari Persia?
  4. Kajian Akhir Zaman – Bagian #4 : Celah Darial (Darial Gorge), Lokasi Tembok Yakjuj Makjuj 
  5. Kajian Akhir Zaman – Bagian #5 : Kenapa Dzulqornain Membangun Tembok Yakjuj Makjuj Menggunakan Material Besi dan Tembaga?
  6. Kajian Akhir Zaman – Bagian #6 : Bencana Runtuhnya Glacier (Gletser) dari Puncak Kazbek, Pemicu Hancurnya Tembok Yakjuj Makjuj ?
  7. Kajian Akhir Zaman – Bagian #7 : Mengenal Bangsa Khazar – Generasi Yakjuj Makjuj
  8. Kajian Akhir Zaman – Bagian #8 : Karakteristik Kaum Bani Israel
  9. Kajian Akhir Zaman – Bagian #9 : Yakjuj Makjuj, Dajjal, dan Simbolisme Akhir Zaman
  10. Kajian Akhir Zaman – Bagian #10 : Pentas Akhir Zaman


You can leave a response, or trackback from your own site.

12 Responses to “Juru Selamat Akhir Zaman”

  1. Murti Masud berkata:

    Tolong banyakin lagi min utk membahas hal2 bgini..sangat bermanfaat.

  2. Murti masud berkata:

    Ada kelanjutannya ga min ???
    Tolong dong di banyakin lagi utk ngebahas hal2 sprt ini.
    Krn sangat bermanfaat.
    Trimakasiih….

    • admin berkata:

      Terima kasih juga ya Sahabat atas waktunya membaca artikel kajian di web ini. Semoga membawa berkah dan manfaat bagi kita semua. Aamiin

  3. Budi berkata:

    Alhamdulillah setelah membaca dan memahami tulisan dari 1-11 sy baru sadar bahwa kami hidup di era yajud dan makjud yg selama ini menjadi pertanyaan di benak sy,sy tgg ceramah berikutnya min…karena sy sangat tertarik dengan ilmu yg memang jarang orang baca…

  4. banmido berkata:

    Assalam.. S1-S11 begitu bagus informasinya, logiknya serta mudah difahami. Mulanya saya beranggapan ia picisan, terutamanya hal yakjuj makjuj, tp bila difikirkn ia ada logiknya, dajjal yg kita ingin elakkan drp bertemu, walhal ia telah ribuan tahun hidup di bumi ini, tp majoriti muslim trmasuk saya anggap, ahh dajjal belum muncul padahal skrg baru disadari, dajjal telah pun memerintah dunia! Terima kasih berbagi info penting ini. Semoga ada lagi peringatan akhir zaman drp pihak tuan. Alhamdulillah. Terima Kasih.

    • admin berkata:

      Wa’alaikumussalam Warohmatullohi wabarokaatuh. Terima kasih tuan atas kesediaan waktunya membaca kajian akhir zaman. Semoga menjadi berkah dan manfaat bagi kita semua (khususnya umat Islam), aamiin

  5. Gaharu berkata:

    Assalamualaikum….Akhirnya Ini Artikel Yang benar bisa membuka mata ini akan apa yang sedang terjadi di Dunia ini…Mudah di pahami..Terimakasih Admin…Lanjutkan! untuk bisa memberikan Artikel artikel kajian yang seperti ini…sangat berguna…

  6. Muhammad Rizqi berkata:

    Assalamuallaikum min,Mohon maaf bertanya, adakah kajian tentang berapa lama Imam Al Mahdi akan berperang bersama Nabi Isa AS melawan Dajjal?? dan jika ada mohon penjelasan tentang bagaimana kronologis perang itu sampai dgn akhir. Dan semoga dgn artikel 1-11 menjadi manfaat bagi kaum muslimin dan muslimat masa ini untuk lebih giat dalam mencari kebaikkan dan ridho Allah SWT. Aamiin YRA

    Terima kasih sebelumnya…

    • admin berkata:

      Wa’alaikumussalam warohmatullohi wabarokaatuh..
      Sebelumnya kami ucapkan terima kasih atas kesediaan waktu Sobat dalam membaca artikel ini.
      Masih ada rentetan peristiwa perang yang muncul sebelum datangnya Imam Mahdi, dan mohon maaf kami masih terus belajar dan menelaah lebih lanjut. Namun pada intinya, sebagaimana yang dijelaskan oleh Ulama Ahli Eskatologi, akan terjadi peristiwa sebagai berikut:

      1. Perang Nuklir
      2. Penaklukan Kerajaan Arab Saudi oleh Imam Mahdi
      3. Penaklukkan Konstantinopel
      4. Perang Melawan Dajjal dan Umat Yahudi
      5. Dibasminya Yajuj dan Makjuj oleh Alloh Ta’ala

      Setelah dibunuhnya Dajjal oleh Nabi Isa, maka dimulailah perang melawan umat Yahudi yang menjadi pengikutnya.

      Melihat Al-Masih mereka (Dajjal) bisa dibunuh oleh Nabi Isa, maka akan membuat ciut nyali umat Yahudi yang mengkutinya. Betapa tidak, AlMasih Dajjal yang mereka tunggu 2000 tahun yang muncul dengan kelebihan kelebihan yang tidak dimiliki oleh manusia, ternyata dengan gampang dibunuh oleh Nabi Isa as.

      Perang melawan umat Yahudi ini nampaknya umat Islam tidak banyak menemui hambatan, digambarkan dalam hadist mereka lari bersembunyi dibalik batu dan pohon.

      عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : “لاَ تَقُوْمُ السَّاعَةُ حَتَّى يُقَاتِلَ الْمُسْلِمُوْنَ الْيَهُوْدَ فَيَقْتُلُهُمُ الْمُسْلِمُوْنَ حَتَّى يَخْتَبِئَ الْيَهُودِىُّ مِنْ وَرَاءِ الْحَجَرِ وَالشَّجَرِ فَيَقُولُ الْحَجَرُ أَوِ الشَّجَرُ : “يَا مُسْلِمُ يَا عَبْدَ اللهِ هَذَا يَهُودِىٌّ خَلْفِيْ فَتَعَالَ فَاقْتُلْهُ”، إِلاَّ الْغَرْقَدَ فَإِنَّهُ مِنْ شَجَرِ الْيَهُودِ”.

      Abu Hurairah RA meriwayatkan bahwa Rosululloh SAW bersabda : “Hari Kiamat tidak akan terjadi sehingga kaum Muslimin memerangi kaum Yahudi lalu kaum Muslimin membunuh mereka. Sehingga orang yahudi bersembunyi di balik batu dan pohon. Maka batu atau pun pohon itu berkata : “Wahai Muslim, Wahai Hamba Alloh.. ini ada seorang Yahudi bersembunyi di belakangku, kemarilah bunuhlah dia!. Kecuali pohon gharqad, karena pohon tersebut diantara pohon-pohon (yang ditanam) orang-orang Yahudi”. (H.R. Muslim)

      ——————
      Kronologis singkatnya seperti ini:

      1. Turunnya Madinah (tidak jadi pusat kejayaan Islam), naiknya yerusalem (dgn pindahnya kedubes USA dari Tel Aviv ke Yerusalem, diikuti pemindahan ibukota negara),

      2. Malhamah kubro (perang besar=perang nuklir, dgn pemenangnya adalah Rusia)

      3. Lalu penaklukkan konstantinopel

      4. Keluar-nya Dajjal (Dajjal berjalan nyata di bumi, bersama pasukan Zionis (dimana saat perang nuklir mereka cenderung tidak ikut perang) namun saat yg lain sudah minim jumlahnya (imbas perang nuklir), baru Dajjal dan pasukan elitnya keluar. Menawarkan perdamaian (semu), menawarkan bantuan (padahal dia yg menjadi dalang kekacauannya), membentuk New World Order, siapa yg mau bantuannya (surga, tapi bagi Muslim itu = neraka), dan yg tidak mau bantuannya dihukum oleh Dajjal dgn neraka (tapi bagi muslim = surga).

      5. Lalu muncul Imam Mahdi di Makkah (maka itu datang pasukan Dajjal dari syam, namun ditenggelamkan ALLAH SWT) lalu Imam Mahdi dan pasukannya ke Damaskus (menunggu ISA AS),

      6. Turunnya Nabi ISA AS (yang akan mengalahkan Dajjal sampai ke akar-akarnya), diikuti dengan mematahkan salib (sbg pernyataan bahwa Beliau tak pernah mengaku Tuhan), membunuh babi (sbg pernyataan bahwa tak pernah mengajarkan ke halal -lan babi dan hukum hukum di injil perjanjian lama).

      Dst.. Sampai dibasminya Yakjuj Makjuj oleh Alloh Ta’ala

      Demikian, Wallohu a’lam bishshowaab

  7. abdul rohman berkata:

    bagaimana dengan orang muslim yang ingin jihad dengan imam mahdi namun terkendala biaya???

  8. AHMAD AMIN berkata:

    sangat bagus min, makasih ya

Leave a Reply

Powered by WordPress and MasterTemplate