Cara Mutusin Pacar Tanpa Menyakiti

Bismillaahirrohmaanirrohiim..

Yang namanya ikatan pacaran itu suatu saat pasti akan putus. Tidak ada sejarahnya aktivis pacaran yang pacarannya bisa awet bertahan lama sampai 47 tahun misalnya. Tidak ada! Suatu saat, yang berpacaran pasti akan putus, entah putus jadi MANTAN, atau putus jadi MANTEN.

Foto hanya sebagai ilustrasi

Jangankan pacaran, setelah dilamar pun, seseorang bisa saja gagal menikah karena satu dan lain sebab. Makanya, Rosululloh Shollallohu ‘Alaihi Wasallam melarang umatnya mengumumkan lamaran, dan hanya menganjurkan untuk memberitakan pernikahan.

Apalagi mereka yang mengumumkan pacaran di media sosial, betapa menyelisihinya dengan perintah Nabi Shollallohu ‘Alaihi Wasallam. Tidak cukupkah kasus-kasus bunuh diri karena diputusin pacar menjadi pelajaran?

Jangankan sekadar lamaran, bahkan yang menikah pun tiada jaminan akan langgeng sampai akhir hayat. Tidak cukupkah kasus-kasus perceraian menjadi pelajaran? Bahwa mengumumkan pernikahan bukan untuk berbangga diri, hanya pemberitahuan agar tidak ada buruk sangka bagi orang yang belum tahu, dan syiar agar banyak orang termotivasi dalam menghidupkan sunnah sang Nabi Shollallohu ‘Alaihi Wasallam.

Adapun contoh dan cara mutusin pacar tanpa menyakiti, salah satunya adalah dengan alasan “mau MENIKAH” :

“Sayang, kita putus ya?”

“Kenapa?”

“Aku udah bosen jadi pacar kamu. Aku maunya jadi istri kamu aja. Putus maksudnya mari kita putuskan kapan tanggal pernikahan kita.”

Putus model begini, insyaAlloh dijamin 100% tidak akan menyebabkan sakit hati, justru bikin hepi. Kecuali kalau mau menikahnya dengan orang lain. πŸ™‚

HIKMAH dan PESAN MORAL-nya

Pacaran berasal dari kata dasar ACAR

Pacaran adalah kependekan dari kata PEMACARAN, yaitu proses melakukan tindakan untuk membuat jadi ACAR.

Sifat acar adalah asam, asin, manis, dan kadang-kadang sepat.

Maka begitulah dengan tindakan pacaran, kadang terasa manis, kadang asin, kadang asam.

Terjadinya pertengkaran
Terjadinya cakar-cakaran
Terjadinya bubar-bubaran
Κarena adanya pacaran

Baru jadian pacaran bilang AMAZING
Tapi setelah bubaran ngatain A*ZING

Cintailah apa dan siapa saja, tetapi sadarlah, kelak engkau akan berpisah dengannya :'(

Cinta tak perlu setinggi bukit, nanti sakit :-s

Agar tak merana, Cintai dengan sederhana πŸ™‚

Ini dia rumus Cinta agar kita senantiasa bersuka cita, tiada derita dan air mata ^_^

SATU β†’ (SA)yangi (TU)han

DUA β†’ (D)an (U)tusan (A)lloh

TIGA β†’ (T)aati (I)bu dan ju(G)a (A)yah

EMPAT β†’ (E)ngkau (M)enikahlah (P)ada ia yang (A)khlaknya (T)erpuji

LIMA β†’ ojola(LI) li(MA) waktu

***************

Cinta pada Sang Pencipta….

“MENGUBAH DERITA JADI BAHAGIA”

***************

Orang yang paling bahagia adalah orang yang menjadikan puncak dan tujuan utamanya mencintai ALLOH SUBHANAHU WA TA’ALA

***************
Konklusinya…

Harta terbaik adalah yang udah disedekahin.

Ibadah terbaik adalah yang udah diikhlasin.

Ilmu terbaik adalah yang udah diamalin.

Dan PACAR TERBAIK ???
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Yang udah dinikahin πŸ™‚

Wallohu a’lam bishshowaab

RiseTAFDI team

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

Powered by WordPress and MasterTemplate