Bencana Runtuhnya Glacier (Gletser) dari Puncak Kazbek, Pemicu Hancurnya Tembok Yakjuj Makjuj ?

Kajian Akhir Zaman – Bagian #6

Bismillaahirrohmaanirrohiim..

Pada tahun 2007, tiga pakar geologi Rusia menerbitkan hasil penelitian mereka terhadap formasi reruntuhan dan pergerakan glacier di Kaukasus bagian tengah.

Glacier (gletser) adalah bongkahan es besar yang terbentuk di atas permukaan tanah yang merupakan akumulasi endapan salju yang membatu selama kurun waktu geologi.

IB Seinova dari High Mountain Geophysical Institue (Nalchik, Russia) bekerjasama dengan TL Sidorova & SS Chernomorets dari University Centre for Engineering Geodynamics and Monitoring (Moscow, Russia) menemukan bukti-bukti terjadinya bencana “catastropic” yang meruntuhkan gletser dari puncak gunung Kazbek.

Gletser di puncak gunung Kazbek

——————————
Katastropik (catastropic) dalam KBBI adalah; 1) Malapetaka besar yang datang secara tiba-tiba; 2) Perubahan cepat dan mendadak pada permukaan bumi; bencana alam.
——————————-

Berdasarkan hasil studi terhadap lapisan tanah di jalur sungai-sungai di bawah pegunungan Kazbek, bencana terbesar terjadi pada kurun waktu abad 5 M hingga 10 M, selanjutnya intensitas runtuhnya gletser menurun hingga sekitar 7 abad setelahnya.

Pada tahun 1800-an, aktivitas runtuhnya gletser kembali meningkat sampai tahun 1920, dan diprediksikan akan terjadi peningkatan reruntuhan pada abad ke-21.

Prediksi ketiga pakar geologi ini ternyata menjadi kenyataan. Pada 17 Mei 2014 M terjadi reruntuhan gletser yang salah satunya menutup Celah Darial. Meski tidak separah yang terjadi pada tahun 1832 M, namun tumpukan lumpur yang menggunung telah melumpuhkan akses di perbatasan Russia – Georgia ini

Silahkan lihat video ini:

Kondisi “Kazbegi checkpoint” saat terendam banjir, serta proses evakuasi korban selamat pasca terjadinya bencana katastropik akibat longsoran gletser dari puncak Kazbek pada 17 Mei 2014. Kazbegi checkpoint merupakan pos perbatasan di celah Darial yang menghubungkan wilayah Stepantsminda (Georgia) dan Vladikavkaz (Russia).

Kita akan memperoleh gambaran lebih jelas mengenai efek yang timbul dari hancurnya dam yang membendung air di utara celah dengan membandingkan data atau catatan peristiwa yang ada.

Pada 15 Agustus 1832 M, bongkahan es yang runtuh dari puncak Kazbek menutup celah Darial Gorge setinggi 100 meter, akibatnya aliran sungai Terek terbendung di sebelah utara celah.

Bencana tragis terjadi setelah bongkahan es ini hancur karena tidak kuat menahan tekanan air. Jalur utama antara Russia – Georgia beserta lahan dan pemukiman penduduk hingga 60-80 meter di atas dasar sungai ludes diterjang air.

Kondisi perbatasan Georgia – Rusia pasca banjir bandang akibat bencana katastropik dari puncak Kazbek pada 17 Mei 2014.

Informasi di atas memungkinkan kita untuk memperkirakan bahwa pada periode abad ke-5 hingga 10 M (tahun 500 – 1000 Masehi), bencana serupa dan memiliki efek yang tidak jauh berbeda pernah menimpa celah Darial.

Perkiraan proses hancurnya tembok besi terjadi pada tahun 630-720 M atau bahkan lebih awal lagi (630-640 M), dimana periode ini berada pada masa intensitas reruntuhan gletser yang dikategorikan sebagai bencana terbesar yakni antara abad ke-5 hingga 10 M.

Besar kemungkinan bencana inilah yang menjebol “rodm” yang dibangun Dzulqornain. Keroposnya tembok besi yang dikabarkan oleh Rosululloh Shollallohu ‘Alaihi Wasallam pada sekitar tahun 630 M menjadikannya tidak mampu membendung tekanan air yang meningkat drastis disebabkan runtuhnya gletser dari puncak Kazbek, yang kemudian menjebol dan menghanyutkannya.

Berdasarkan hasil studi terhadap lapisan tanah di jalur sungai-sungai di bawah pegunungan Kazbek, bencana terbesar juga pernah terjadi pada kurun waktu abad 5 M hingga 10 M.

Tumpukan lumpur yang terakumulasi selama 1,100 tahun di bendungan air, tentunya akan memenuhi area sepanjang Celah Darial dan menambah tingginya level dasar sungai di sepanjang alirannya serta mengubur reruntuhan tembok besi dibawahnya.

===========================
Terbukanya (rodm) Yakjuj Makjuj
===========================

Pada bagian #3 telah kita singgung tentang ekspedisi kedua Dzulqornain.

Kajian Akhir Zaman – Bagian #3 : Benarkah Dzulqornain yang Dimaksud adalah Raja Cyrus dari Persia ?

Misi Cyrus dalam ekspedisi kedua adalah menaklukkan Babylonia (Irak). Kehadirannya telah diramalkan oleh Nabi Daniel (Danial). Cyrus juga disebut sebagai Almasih (Messiah) yang akan membebaskan kaum Bani Israel.

Ramalan ini menjadi kenyataan pada tahun 540 SM. Setelah penaklukan Babylonia, Cyrus mengirim kaum Bani Israel yang hendak pulang ke Jerusalem.

Hingga tahun 538 SM, tidak kurang dari 43,000 orang Bani Israel telah dikirim. Cyrus juga mengirim tim khusus untuk membangun kembali kuil Sulaiman (Haykal Sulaiman / Solomon’s Temple) sebagai tempat ibadah kaum Bani Israel.

Meski Cyrus berhasil menaklukkan Babylonia, namun dua suku barbar Scythia dan Cimmeria yang menjadi sekutu Babylonia masih berpotensi sebagai ancaman serius bagi keamanan wilayah Asia Tengah.

Dua suku yang secara nomaden mendiami wilayah di sebelah utara pegunungan Kaukasus inilah yang dikenal sebagai bangsa Yakjuj Makjuj.

Keputusan Cyrus membangun “rodm” pada ekspedisi ketiga merupakan strategi jitu yang tidak hanya memenuhi permintaan kaum yang tinggal diantara dua gunung, melainkan juga menjadi jaminan keamanan untuk mencegah masuknya bangsa Yakjuj Makjuj ke wilayah Asia Tengah secara keseluruhan.

Namun pasca jebolnya “rodm” Yakjuj Makjuj, lantas bagaimana dengan nasib bangsa Yakjuj dan Makjuj? Apakah generasi mereka telah berada di tengah-tengah kita?

Tunggu bahasannya insyaAlloh pada bagian #7… (bersambung)

wAllohu a’lam bishshowaab.

RiseTAFDI team

Tautan Terkait:

  1. Kajian Akhir Zaman – Bagian #1 : Tembok Yakjuj Makjuj Telah Hancur. Benarkah?
  2. Kajian Akhir Zaman – Bagian #2 : Dzulqornain Dalam Mimpi Nabi Danial
  3. Kajian Akhir Zaman – Bagian #3 : Benarkah Dzulqornain yang dimaksud adalah Raja Cyrus dari Persia?
  4. Kajian Akhir Zaman – Bagian #4 : Celah Darial (Darial Gorge), Lokasi Tembok Yakjuj Makjuj 
  5. Kajian Akhir Zaman – Bagian #5 : Kenapa Dzulqornain Membangun Tembok Yakjuj Makjuj Menggunakan Material Besi dan Tembaga?

You can leave a response, or trackback from your own site.

8 Responses to “Bencana Runtuhnya Glacier (Gletser) dari Puncak Kazbek, Pemicu Hancurnya Tembok Yakjuj Makjuj ?”

  1. Akhmad Imam Ikhsani berkata:

    Assalamu’alaikum Wr.Wb,,,
    saya tunggu episode 7 wahai sodaraku

  2. Hastuti berkata:

    Dalil yang menunjukkan bahwa dinding penghalang tersebut belum dihancurkan adalah hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang dinding penghalang itu, beliau bersabda:

    يَحْفُرُونَهُ كُلَّ يَوْمٍ حَتَّى إِذَا كَادُوا يَخْرِقُونَهُ قَالَ الَّذِي عَلَيْهِمْ: ارْجِعُوا فَسَتَخْرِقُونَهُ غَداً. قَالَ: فَيُعِيدُهُ اللهُ كَأَمْثَلِ مَا كَانَ حَتَّى إِذَا بَلَغَ مُدَّتَهُمْ وَأَرَادَ اللهُ أَنْ يَبْعَثَهُمْ عَلَى النَّاسِ قَالَ الَّذِي عَلَيْهِمْ: ارْجِعُوا فَسَتَخْرِقُونَهُ غَداً إِنْ شَاءَ الله، وَاسْتَثْنَى. قَالَ: فَيَرْجِعُونَ هُوَ كَهَيْئَتِهِ حِينَ تَرَكُوهُ، فَيَخْرِقُونَهُ وَيَخْرُجُونَ عَلَى النَّاسِ فَيَسْتَقُونَ الْمِيَاهَ، وَيَفِرُّ النَّاسُ مِنْهُمْ.

    Mereka melubangi setiap hari, hingga ketika mereka hampir saja melubanginya, maka pemimpin di antara mereka berkata, ‘Kembalilah, esok hari kalian akan melubanginya.’” Rasul bersabda, “Lalu Allah mengembalikannya tokoh seperti semula, sehingga ketika mereka telah mencapai waktunya, dan Allah berkehendak untuk mengutus mereka kepada manusia, maka orang yang memimpin mereka berkata, ‘Kembalilah, esok hari insya Allah (dengan izin Allah) kalian akan melubanginya.’ Dia mengucapkan istisna (insya Allah).” Nabi bersabda, “Lalu mereka kembali sementara penutup tersebut tetap dalam keadaan ketika mereka tinggalkan, akhirnya mereka dapat melubanginya dan keluar ke tengah-tengah manusia, kemudian mereka meminum air dan manusia lari dari mereka.” [8]

    • admin berkata:

      Silahkan baca yang terakhir dari hadits tersebut… akhirnya mereka dapat melubanginya dan keluar ke tengah-tengah manusia, kemudian mereka meminum air dan manusia lari dari mereka.

      Bukankah sudah terjadi hari ini? Bangsa Amerika, Inggris, Israel melakukan penjajahan ke pelbagai belahan dunia dan melakukan genosida, mereka meminum air danau thobariyah di Israel, dan manusia lari dari mereka. Bukankah hari ini nubuwah tersebut telah terjadi? #Think again 🙂

  3. Ridho berkata:

    Bagaimana dg hadits yg mengatakan bahwa bangsa yakjuj dan makjuj akan memanah ke langit dan turun k bumi dg berlumuran darah anak panah tsb.

    • admin berkata:

      Anda Pernah dengar Bom Nuklir Langit AS dan Soviet tahun 1958 ?

      Pada dasarnya AS dan Soviet sama-sama tahu bahwa ada sesuatu yang sangat serius di angkasa. Saking seriusnya, mereka membentuk operasi militer lagi untuk membom langit dengan nuklir selama 4 tahun dengan nama operasi HANE yakni High Altitude Nuclear Explosions. Dulu ini merupakan top secret, namun di tahun 2012, dokumen bom nuklir langit ini sudah bisa di akses untuk umum. Silahkan cek Wikipedia! Disitu tertulis jelas nama operasinya, tempatnya dan kekuatan nuklirnya. Hampir seluruh kekuatan nuklir itu adalah 1000x lebih dahsyat dari bom Hiroshima dan Nagasaki (1945).

      Masih belum sadar bangsa Yakjuj dan Makjuj belum keluar? Think again! 🙂

  4. sultan berkata:

    tp menurut urutan sunatullah bahwa kemunculan Yakjuj dan makjuj adl setelah muncul nya imam mahdi dan dajjal serta Turun nya Nabi Isa AS, bukan kah sudah menjadi ketentuan Allah, dan tertuang dlm sabda Rasullulah. Afwan

    • admin berkata:

      Maaf, tanda-tanda yang disebutkan dalam hadits itu bukan menyatakan urutan terjadinya hari kiamat, karena Nabi sendiri tidak tahu kapan pastinya kiamat itu terjadi.

Leave a Reply

Powered by WordPress and MasterTemplate